November, 2006

Bush in Bogor

Presiden US, G.W.Bush, bakal datang ke Bogor Senin depan (20 Nov). Beritanya lumayan kencang n "penyambutan-nya" lumayan rame sudah sejak seminggu belakangan, banyakan demo sih.. tapi ada juga yang nyambut pake santet.. Entahlah apakah Mr.Bush mempan di santet, katanya sih ga bakal di santet mati, jadi susah juga buat bukti-in-nya. Yang kuliat hari ini, Bogor bagaikan kota yang siap perang.. terutama di daerah Istana Bogor, KRB (Kebun Raya Bogor), dsk (dan sekitarnya). Beberapa sudut sepi KRB dijaga oleh tentara berpakain tempur disertai persenjataan lengkap, berdiri diluar pagar KRB sekitar setiap 10m. Cukup seru juga ngeliatnya, selain itu polisi juga banyak bergerombol di beberapa area disekitar KRB. Waktu makan siang tadi juga sempat liat segerombolan bule, tinggi, kekar dengan rambut cepak lg belanja di mall.. ga pernah seumur-umur selama di Bogor liat segerombolan bule dgn potongan itu berkeliaran di Bogor, ga mungkin turis2 biasa, jadi kusimpulkan mereka kemungkinan besar adalah anggota tentara USA atawa CIA yang ditugasin buat ngejaga Mr.Bush nanti. Tak ketinggalan beberapa kalo ga semua stasiun tivi sudah pasang ancang2 dengan mobile-studio yang diparkir bergerombol dekat KRB. Sore tadi sempat jalan2 mengitari Istana Bogor, rasanya rada aneh juga karena banyaknya tentara yg jaga, yg pakaian tempur lengkap, yang lagi istrahat, yang pakaian preman dan beberapa anggota paspampres lagi berkeliaran dan ataupun berjaga-jaga. Satu jalur jalan, yang biasanya ramai-padat-merayap, di depan Istana Bogor sudah ga ada mobil yang di bolehkan melintas, makanya tadi sempat jalan2, soalnya lagi nunggu angkot tp ternyata ga ada yg lewat juga.

Hebat juga Mr.Bush ini kupikir, cuman satu orang yg berkunjung bisa bikin negara Indonesia dan kota Bogor khususnya jadi hingar-bingar. Dengar2 hari senin nanti menyambut kedatangan Mr.Bush, seluruh kegiatan di kota Bogor bakal dihentikan alias libur, khususnya kantor2 dan sekolah2 yang ada disekitar KRB. Jalanan juga bakal banyak yang ditutup sementara Mr.Bush berkunjung selama 10 jam, ruarr biasa.. ga kebayang kalo Mr.Bush tinggal lebih lama lagi..

So.. Mr.Bush, welcome to Indonesia and have a nice day… (disingkat wendy.. heheh)

Bizzare Wiken

Just Bizzare… :)

Laila and Majnun

(thanks to Blogdino for the stories)

========================================
Suatu hari Laila dipanggil menghadap Sang Pangeran. Pangeran bertanya kepada Laila, ‘Apakah engkau Laila yang membuat Majnun menangis, yang tangisannya sampai membuat basah gurun pasir? Engkau tidak punya kecantikan apa-apa. Kenapa dia sampai bisa tertarik padamu? Laila menjawab, “Mata paduka bukanlah mata Majnun. Kalau paduka melihat melalui matanya, paduka akan melihat kecantikanku.”

Cerita tentang Laila dan Majnun telah diceritakan di Timur selama ribuan tahun karena itu bukan hanya sekedar cerita cinta biasa, dalam tingkat yang lebih dalam, kisah itu menggambarkan kerinduan seorang manusia akan Tuhan, yang tidak pernah dia dapatkan dari atas permukaan bumi ini.

Majnun menemukan jalan kepada Tuhan melalui cintanya kepada Laila. Hal ini akan selalu demikian. Cinta secara metafora adalah jembatan untuk menuju Cinta sejati:
Seorang pencari pergi mengetuk pintu rumah Mawlana Jalaluddin Rumi.
Pencari itu berkata, “Wahai tuanku, aku ingin menjadi muridmu.”
Mawlana berkata, “Anakku, apakah engkau pernah jatuh cinta atau pernahkah engkau mencintai sesuatu misalnya bunga, serangga atau seseorang?”
Pemuda itu berkata, “Tidak. Hal hal seperti itu belum pernah aku rasakan.”.
Lalu Mawlana menjawab, “Pergilah dan pelajari cinta terlebih dahulu, baru kemudian engkau datang kembali ke sini!”

*********************************************
One day Prince summoned Laila before him. The Prince inquired Laila ‘Are you Laila who makes Majnun cry, the one who makes him wet the deserts with tears? You have no beauty. Why was he allured by you?’ Laila replied ‘Your eyes are not Majnun’s. If you look through his eyes, you can see me.’ –The story of Laila and Majnun has been told in the East for thousands of years for it is not only a love story, on a deeper level, the legend is about man’s yearning for God, which can never be fulfilled on an earthly plane.
Majnun found the way to God through his love for Laila. This is always so. Metaphorical loves are bridges to the Real Love: A searcher goes and knocks at the door of Mawlana Jalaluddin Rumi, and says ‘Master, I want to be your disciple.’ Mawlana says, ‘My son, have you ever fallen in love or have you ever loved anything such as a flower, an insect or someone ?’ The young man says, ‘No. Nothing like that has never happened to me.’ Then Mawlana says ‘Go and learn to love first, and then come here!’

===========================================

Dalam kisah lain, Majnun pernah ditanya oleh seseorang, “Bagaimana mungkin kamu bisa jatuh cinta kepada wanita seperti Laila. Dia bukanlah seorang wanita yang cantik.”. Majnun menjawab, “Kalau engkau ingin melihat seberapa cantik Laila bagiku, engkau mesti meminjam mataku."
============================================

Trip to Sula….

made some pictures back from my ‘mudik-Lebaran’ to Sulawesi, using my camera-phone Panasonic VS-2.. the results were not so that bad.. just OK.

Boat01

3 hours boat trip from Kendari, beautiful during sunset..

Bypass01

love to spend time by the ocean… lot’s of fresh ocean air

Bypass02

Bypass03

Bypasssunset01

more on sunset..