MOTO-GP, Qatar 2008
Balapan MOTO-GP 2008 dimulai sudah. Ditandai dengan balapan pertama di Qatar 9 Maret lalu. Yang merupakan balapan malam pertama dalam kancah MOTO-GP.
Prediksi awal menunjukan Stoner sebagai favorite juara. Kehadarin beberapa muka2 baru yang cukup tangguh pada pagelaran tahun ini terbukti dengan 2 tempat pertama pada sesi kualifikasi ditempati oleh Lorenzo dan Toseland yang merupakan mantan juara di kelas masing sebelum banting stir ke ajang MOTO-GP. Kedua-dua-nya menunggangi Yamaha dan menggunakan ban Michelin. Sesuatu yang mungkin membuat Rossi iri karena hanya menempati posisi ke 7 pada kulifikasi meskipun menunggangi Yamaha yang sama tapi ber-ban Bridgestone. Pilihan ban Bridgestone merupakan salah satu keputusan Rossi setelah tahun kemaren dipencundangi oleh Stoner.
Stoner start pada posisi ke 4, dan sepertinya dia akan menjalani balapan yang tidak mudah mengingat kehadiran beberapa pembalap tangguh dan kemampuan masing2 motor pabrikan yang semakin meningkat. Pemandangan yang biasa disaksikan dimusim lalu dimana Stoner cukup dengan membuka gas sebesar-besarnya maka Ducati-nya akan melesat jauh meninggalkan lawan-lawanya kemungkinan akan sulit untuk dilihat pada balapan2 tahun ini.
Pembalap siap di posisi start masing2 dan 4 lampu merah di depan garis start padam, tanda lomba telah dimulai. Para pembalap berebutan memacu motor masing2 menuju tikungan pertama. Pedrosa menjadi pemenang dalam lomba menuju tikungan pertama ini, meninggalkan gerombolan pembalap lain yang menyusul dibelakangnya. Pedrosa yang start dari urutan ke-8 sepertinya membuat kejutan menyusul sakit yang dideritanya setelah jatuh pada test awal musim, dan masalah yang mendera kubu Honda. Stoner sendiri tercecer di urutan 6 dibelakang Rossi.
Para pembalap kemudian keluar dari tikungan terakhir menuju garis finish untuk menyelesaikan putaran pertama. Terdapat trek lurus sepanjang lebih dari 1 km sekeluar mereka dari tikungan terakhir dari sirkuit Qatar ini. Ujian pertama top speed mesin dari para pembalap. Terlihat bahwa kemampuan mesin para pembalap semakin merata. Honda, Yamaha dan Ducati sepertinya memiliki kecepatan maximum yang sama. Hanya Toseland dengan mesin Yamaha 2007, yang kelihatan keteteran tak mampu menandingin kekuatan mesin2 balap motor lain. Mesin yang sama yang dipakai oleh Rossi pada balapan tahun lalu. Dikabarkan bahwa Toseland akan mendapatkan mesin Yamaha terbaru pada balapan ke-3 tahun ini.
Persaingan ketat mewarnai lomba2 pada putaran2 awal. Para pembalap saling susul, saling pepet, dan pimpinan lomba berganti beberapa kali. Rossi yang mengejar dan menyusul akhirnya dapat menggeser Pedrosa dari posisi pertama dan mulai memacu motornya untuk membuat jarak dengan pembalap lain. Tapi sepertinya Rossi tak mempu melepaskan diri. Dia dikuntit ketat oleh pembalap2 lain dan terutama Stoner. Pada putaran ke-8 Stoner akhirnya berhasil mengambil alih posisi pertama. Lorenzo berebut dengan Rossi pada posisi dua dan akhirnya Lorenzo yang menunggangi motor dan mesin yang sama dengan Rossi, hanya berbeda ban, dapat meninggalkan Rossi di posisi ke tiga. Lorenzo berusaha mengejar dan menandingin Stoner yang mulai jauh meninggalkan pembalap lain. Lap demi lap Lorenzo menandingi kecepapatan catatan waktu yang dibuat oleh Stoner. Tapi menuju akhir lomba Lorenzo sepertinya semakin tertinggal dan akhirnya Stoner menutup balapan 5 detik di depannya.
Kembali ke Rossi yang ditinggalkan oleh rekan setimnya di posisi ke 3. Masalah Rossi sepertinya belum berakhir. Setelah ditinggalkan oleh Lorenzo, Rossi terus berkutat dengan 3 pembalap lain yang menyusul dibelakangnya dengan sangat ketat. Cukup ketat sehingga meraka dapat mulai mengancam posisi-nya dan melewatinya setiap saat di setiap tikungan. Rossi dengan segudang pengalamannya tampak berusaha keras menutup setiap peluang yang mungkin bisa dimanfaatkan lawannya. Setelah cukup lama berkutat akhirnya Pedrosa dapat melewati Rossi pada tikungan pertama, setelah berhasil memacu motornya lebih cepat dari Rossi pada trek lurus pada garis start. Pedrosa kemudian mulai meninggalkan Rossi dan mencoba menyusul pembalap didepannya. Rossi yang ditinggalkan Pedrosa masih terus berjuang melawan Dovisiozo – rookie dari kelas 250 cc – yang sepertinya cukup bernafsu untuk meningkatkan peringkatnya dan mengalahkan Rossi. Terjadi duel seru antara kedua Italiano ini, saling susul dan saling salip di beberapa tikungan. Sampai akhirnya Dovisiozo berhasil melewati Rossi pada lap terakhir. Rossi masih mencoba mengejar dan sepertinya dapat mengalahkan Dovisiozo, tapi garis finish sepertinya menyelamatkan posisi Dovisiozo di peringkat ke-empat.
Night Race pertama yang dimenangi oleh Stoner, dan Night-mare buat Rossi.
Melihat hasil yang dicapai oleh Lorenzo dengan Yamaha dan ban Michelin-nya mungkin membuat Rossi bertanya-tanya tentang keputusan yang diambilnya untuk beralih ke ban Bridgestone.
Dari sepuluh pembalap teratas hanya Stoner dan Rossi yang ber-ban Bridgestone. Dikatakan bahwa ban Michelin bisa beradaptasi dan memiliki performa yang lebih baik dalam balapan malam kali ini, dimana suhu permukaan aspal jauh lebih dingin dari kondisi balapan biasanya.
Stoner kelihatannya memulai musim ini dengan baik untuk mempertahankan gelarnya. Masih ada 17 balapan lain dan lawan2 Stoner tahun ini sepertinya tidak akan begitu mudah menyerahkan gelar juara dunia. Hasil lomba di Qatar sepertinya memberikan gambaran seberapa ketat persaingan tahun ini, yang sepertinya akan semakin seru.
Mungkin karena balapan malam yang berbeda dari 17 balapan lain yang akan diadakan pada siang hari. Tapi Stoner masih menjadi favorite, Rossi masih mencanangkan dirinya untuk merebut kembali tahta juara dunia, Pedrosa dan beberapa pendatang baru sepertinya akan membuat balapan tahun ini lebih seru dan ketat…
Semoga saja.. kita lihat di balapan selanjutnya.. di..
Jerez-Spanyol 30 Maret.
Comments(0)