Moto-GP 2008, Laguna Seca and Preview

Stoner melanjutkan dominasinya dengan kemenangan ke-3-nya berturut-turut, dan ke-4 di tahun ini, setelah kemenangannya di sirkuit Sachenring. Dalam perlombaan di Jerman itu, Stoner sempat tertinggal di urutan ke-2, dalam lomba dibawah guyuran hujan deras. Namun akhirnya mendominasi lomba setelah diberikan posisi secara cuma-cuma oleh Pedrosa.
Rossi dalam 3 balapan terakhir sepertinya kesulitan untuk menyamai kecepatan Stoner, sempat tertatih-tatih di beberapa lomba dan terjatuh ketika lomba di Assen, walaupun akhirnya bisa melakukan come-back dari urutan buncit dan finish di urutan 11.
Pedrosa sempat memimpin klasemen kejuaraan dunia, setelah lomba di Assen, mengambil keuntungan dari Rossi yang jatuh. Namun 4 poin keunggulannya dalam klasemen menjadi hilang tidak berarti ketika dia terjatuh di Sachenring, Jerman, minggu kemarin. Pedrosa terjatuh ketika sudah memimpin jauh di depan. Namun kondisi hujan yang cukup deras membuat lintasan basah dan cukup licin, dan Pedrosa dikenal sebagai pembalap yang kurang ahli di lintasan basah. Rossi kembali memimpin klasemen kejuaraan dunia setelah finish ke-2 di belakang Stoner dalam lomba di Jerman tersebut.
Stoner mulai menunjukkan kemampuan terbaik dengan motor Ducatinya, setelah sempat terseok-seok di awal musim. Dan dalam kondisi terbaik seperti sekarang ini, akan sangat susah bagi siapapun untuk menghentikannya.

Lomba berikutnya di Laguna Seca, USA. Lomba terakhir sebelum liburan musim panas bagi para pembalap. Tiga pembalap teratas diklasemen kejuaraan dunia, Rossi, Pedrosa dan Stoner hanya dipisahkan dengan 20 angka. Dan masing-masing sepertinya akan mengeluarkan kemampuan terbaik untuk mencapai hasil maksimal.
Rossi mengakui bahwa Laguna Seca bukanlah sirkuit favoritnya. Dia belum pernah menang di Laguna Seca, dan hasil terbaiknya hanya di posisi-3. Tapi dia mengatakan bahwa kemenangan di Laguna Seca bukan hal yang mustahil, dan menghentikan Stoner adalah target utamanya.
Pedrosa yang berada diurutan ke-2, 16 poin di belakang Rossi, sepertinya akan menjalani balapan dengan tidak fit 100%. Kejatuhannya di Sachenring meninggalkan tulang retak dan patah di tangan, jari dan pergelangan kakinya. Sempat dikabarkan bahwa Pedrosa tidak akan ikut lomba di Laguna Seca, tapi akhirnya diputuskan bahwa dia cukup fit untuk berlomba, namun mesti dilihat apakah dia bisa berlomba dengan maksimal.
Di posisi ke-3 adalah Stoner, 20 poin dibelakang Rossi. Dengan memenangi tiga balapan terakhir, Stoner sepertinya telah menemukan kondisi dan performa terbaiknya, sama seperti dia menghancurkan lawan-lawanya tahun lalu. Kemungkinan keyakinan dan kepercayaan dirinya sedang tinggi, dan kemenangannya di Laguna Seca tahun kemarin akan memberikan semangat tersendiri untuk bagi Stoner.
Balapan di Laguna Seca sepertinya akan cukup seru. Selain tiga pembalap tersebut, beberapa pembalap lain juga memiliki peluang yang sama besar untuk memenangi balapan atau minimal merebut podium. Pembalap tuan rumah, Nicky Hayden adalah salah satu favorit di Laguna Seca, telah menang dua kali di tahun 2005 dan 2006. Ada juga rookie-wildcard dari tim Suzuki, Ben Spies yang merupakan juara American Superbike. Hayden dan Ben Spies yang sama-sama mantan juara dan juara American Superbike akan mendapat keuntungan sendiri karena mereka sering berlomba di Laguna Seca. Namun Nicky Hayden sepertinya belum menemukan stelan yang maksimal dari motor Honda-pneumatic-valve-nya. Sempat mengalami masalah di Assen dan Sachenring, ada pe-er tersendiri buat Hayden dan tim mekaniknya untuk mengatasi masalah motornya. Ben Spies adalah rookie di balapan Moto-GP, walaupun dia adalah juara American Superbike dua tahun berturut-turut, namun karakter motor yang berbeda dengan Moto-GP akan memberikan tantangan tersendiri. Ben Spies telah sempat berlomba diajang Moto-GP tahun ini, di Donington Park, Inggris dan juga sempat melakukan test drive selama dua hari di sirkuit baru Moto-GP di Indianapolis. Patut dilihat seberapa jauh Ben Spies mampu beadaptasi dengan dunia balap Moto-GP.
Calon lainnya dalam perebutan podium adalah Colin Edwards dan Chris Vermeulen. Colin Edwards juga adalah pembalap Amerika dan cukup konsisten dalam lomba tahun ini. Chris Vermeulen sepertinya cukup patut diperhitungkan setelah finish secara mengejutkan diurutan ke-2 di Laguna Seca tahun lalu. Vermeulen dikenal sebagai jago trek basah, tapi finish di urutan-2 dalam kondisi trek panas-kering adalah suatu hal yang berbeda.

Kita lihat saja hasilnya dalam lomba di Laguna Seca, Minggu 20 Juli, 2008, pukul 14:00 waktu setempat (GMT -7). [atau Senin jam 04:00 WIB]



No Comment

Leave a Reply

You must be